Ratusan Guru Honorer,Penuhi Sekretariat Gedung DPRD Tulang Bawang

Tulang BawangMerpatilampung.com-Ratusan  guru  honorer dari tingkatan sekolah Paud, sekolah dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) seKabupaten Tulang Bawang, menggelar aksi demo terkait pengangkatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) didepan Gedung Sekretariat DPRD Tulang Bawang, Rabu, (16/8/2023).


Diketahui ratusan masa pendemo berasal dari beberapa kecamatan tersebut dipimpin oleh Ketua Persatuan Guru Republik Indonnesia (PGRI) Kabupaten Tulang Bawang sebagai koordinator aksi meminta anggota DPRD secara bersama dan mendorong pemerintah daerah segera membuka formasi pengakatan guru honorer menjadi Pegawai PPPK, saat perwakilan aksi pendemo diterima ketua komisi I bidang pemerintahan diruang rapat komisi. 


Koordinator aksi sekaligus Ketua PGRI menyebut sebanyak 620 tenaga honorer harus diselamatkan, karena belum jelas nasibnya untuk menjadi pegawai PPPK hingga saat ini. 

 

"saya ketua PGRI mewakili kawan-kawan meminta sebanyak 620 guru honorer  tolong selamatkan, segera dilakukan pendataan dan pengangkatan", tegasnya. 


Pada kesempatan itu koordinator dan para peserta aksi sangat mengeluhkan dan menyayangkan tidak hadirnya Penjabat Bupati Tulang  Bawang Drs. Qudrotul Ikhwan, M. M,. dan Jajaran dinas terkait pada kesempatan penting itu. 


"Kami sangat berharap pada momen ini bapak Pj Bupati hadir disini dan kepala dinas terkait ini malah gak, kabur semua,"Ucap koordinator aksi. 


Dilokasi, Bu Ani guru honorer mewakili suara peserta aksi lainnya juga menyebut sangat mengeluhkan bahwa mereka sudah mengabdi jadi guru honorer dan tenaga pendidikan sudah belasan hingga puluhan tahun tidak kunjung ada pengangkatan. Hal itu berdampak pada tingkat kesejahteraan dan masa depan para guru dan keluarganya. 


"Kami sudah mengabdi jadi guru sekolah belasan hingga puluhan tahun tapi tidak ada kepastian diangkat jadi pegawai tetap, bagaimana dengan kesejahteraan kami, memenhi kebutuhan sehari-hari saja tidak cukup."keluh ani saat menyampaikan orasi. 


Para peserta aksi orasi meminta kepada DPRD Tulang  Bawang agar memperjuangkan status honorer para tenaga didik dan tenaga pendidikan di Kabupaten Tulang Bawang  dari pemerintah daerah hingga ke pemerintah pusat dapat dilakukan pengangkatan. (Red).